Patriot Kecil
Cerpen
Karangan: Angela Purba S
Rima
melihat adiknya yang termenung di dekat jendela. Mengentikkan jarinya dari
tadi. Sinar matahari yang sudah mulai kelihatan menyinari kepalanya. Muka sang
adik tampak sedih. Rima segan bertanya kepada adiknya apa yang terjadi, karena
pasti itu hanya membuat adiknya tambah badmood. Tapi, Rima tetap penasaran
kenapa adiknya dari tadi hanya disitu. Rima tetap mengurungkan niatnya.
Rima
melangkah 4 kali. Jaraknya sama adiknya masih terlalu jauh. Untuk di senggol
pun tidak sampai.
Rima
maju 4 langkah. Sekarang, jaraknya sama adiknya sudah bisa dibilang dekat. Rima
menundukkan kepala melihat sang adik duduk manis di depan jendela.
“Roni,
kamu ngapain? Kok dari tadi diam saja? Ada masalah ya di sekolah?” tanya Rima
langsung.
“Nggak
sih…” jawab Roni. Suaranya masih terdengar halus.
“Terus?”
tanya Rima lagi.
Roni
memandang Rima, kakaknya. Dari wajah Roni keliahatan bahwa Roni sangat jenuh
sekarang.
“Kak,
aku ingin jadi Patriot.”
Rima
tersenyum. Dia melihat adiknya yang polos situ. Walaupun masih umur 6 tahun,
sudah punya impian seperti ini, luar biasa! Batin Rima dalam hati. Dia mengelus
kepala adiknya. Rima memandang adiknya penuh.
“Jadi?
Apa yang harus dilakukan sama Patriot kecil kayak kamu?”
Roni
berpikir sejenak. “Perang?”
Jawaban
yang didapat Rima membuat Rima tertawa. Kepolosan sang adik memang tiada
duanya.
Rima
mengambil 1 kursi yang terletak di pojok dan menaruhnya di samping Roni. Rima
merangkul adiknya yang masih memandang pemandangan di luar.
“Perang
itu nggak wajib, Ron.” Jawab Rima. “Yang kamu perlu lakukann hanya membuat
Negara mu bangga.”
Roni
bertanya lagi. “Gimana caranya? Mereka–mereka aja nggak kenal sama aku, kak.”
Rima
menjawabnya dengan senyuman. “Nah, buat mereka kenal sama kamu. Tau kamu.
Jangan buat orang bertanya siapa kamu. Tapi buat orang menjawab itu kamu. Semua
karya tuh butuh perjuangan.” Jawab Rima panjang lebar.
Roni
menatap sang kakak. “Terus, Roni harus apa?”
“Roni
harus tunjukkan kalau kamu bukan hanya anak biasa dari desa kecil. Tapi anak
luar biasa berasal dari desa kecil.”
“Roni
tetap nggak ngerti.” Roni melihat kakaknya yang juga sedang menatapnya.
“Roni
artinya harus bekerja keras demi membuat Negara kita bangga. Mungkin sekarang
emang belum banyak yang tau kamu. Tapi kalau kamu punya niat membuat orang
kenal sama kamu, semua itu akan terjadi kok. Lakukan hal positif dan terhormat,
itu yang membuat kamu menjadi patriot kecil. Sekarang, ngerti?”
Roni
mengangguk paham. Ia tersenyum lebar. Berdiri dari tempat duduknya.
“OKE!!”
teriak Roni semangat.
Roni
berlari keluar rumah. Membentangkan tangannya yang lebar berasa sedang terbang.
Menutup matanya dan berkata dalam hatinya…
“aku
lah si Patriot Kecil.”
0 komentar:
Posting Komentar